Hujan dan Kenangan
Terkadang..
Hujan mengingatkanku pada Tuhan
Dia yang mendatangkan dan menurunkan
Namun..
Dengan bersamaan
Ada perasaan yang kembali ku rasakan
Karena..
Hujan membawaku pada sebuah kenangan
Bersama dia yang sekarang hilang
Iya,dia..
Dia yang meninggalkan seribu kenangan
Kemudian pamit tanpa alasan
Berakhir..
Dengan tangisan
Diiringi hujan
Berharap..
Cepat terlupakan
Kenapa hujan mengingatkan kita pada mantan?
Kenapa pantai mengingatkan kita pada mantan?
Kenapa gunung mengingatkan kita pada mantan?
Mengingatkan kita pada sebuah kenangan yang jelas haram untuk diingat kembali?
Mengapa rasa syukur dan dzikir kita hilang hanya karena sebuah kenangan?
....................................
Jawabannya :
Karena hati kita belum mencintai Allah SWT,
Hati kita belum merasakan pandangan Allah SWT,
Hati kita belum bisa menerima takdir Allah SWT,
Hati kita belum mencintai kekasih-Nya yaitu Rasulullah SAW.
Jika seseorang mencintai Rasulullah SAW lebih dari apa yang dimilikinya,insyaa Allah dia ngga akan berkepanjangan dalam kesedihannya.
Karena ia sadar bahwa cintanya,rindunya,air matanya khusus untuk Rasulullah SAW.
Bukan untuk makhluk Allah yang Allah tidak meridhoi dia dibersamakan dengannya.
Move on itu bukan membuang semua kenangan tapi mulai untuk mencintai Rasulullah SAW.
Dengan rasa cinta kepada baginda,semua kenangan dan masalah dalam hidup akan cepat terselesaikan.
Semangat buat kalian yang baru memulainya..
Memulai mencintai Rasulullah SAW dan merindukan Rasulullah SAW,
Allahumma sholli 'ala sayyidina muhammad wa'ala ali sayyidina muhammad
Semoga bermanfaat
Komentar
Posting Komentar