Mengenal Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz

Awal Perkenalan dengan Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz

Waktu itu..disaat hati sedang patah sepatah-patahnya,Allah SWT mengenalkan aku kepada salah satu hamba-Nya yaitu Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz lewat akun media sosial yang bernama instagram. Waktu itu aku lagi cari caption tentang haramnya wanita upload foto.
Karena kebetulan aku sedang kesal dengan dia yang hobi nya like foto-foto wanita di media sosialnya sekaligus meninggalkan pujian yang manis dikolom komentarnya. Aku bingung waktu itu,aku galau.

Aku ngga kefikiran dia seperti itu,yang aku tau dia mengerti soal agama,mengerti akan perintah Allah SWT untuk menundukan pandangan. Kebetulan dia salah satu guru ngaji di masjid terdekat rumahnya,caption di instagram nya pun sangat baik-baik dan lebih mengajak teman-temannya untuk mencintai Rasulullah SAW, maka dari itu aku langsung jatuh hati sama dia.
Karena jujur pada saat itu aku belum paham soal agama. Ibadah yang aku tau hanya shalat,ngaji,dan menjaga aurat,selebihnya untuk perasaan mencintai dan merindukan Rasulullah SAW sepenuh hati aku belum bisa merasakannya.

Ternyata apa yang dia tulis tak sebaik dengan akhlaknya. 
Tanpa aku sadari,dia pun mengikuti artis-artis barat yang auratnya sangat terbuka.
Astaghfirullahaladziim..aku tertipu dengan topeng yang ia buat,meskipun hanya Allah SWT yang tau kadar iman seseorang tapi dari akhlak yang dia tunjukan di media sosialnya aku benar-benar kecewa.

Hati udah percaya banget sama dia,rasanya seketika di hancurin sekejap mata.
Aku lanjut istikharah sama Allah,semoga Allah menunjukan semuanya yang tertutup dariku. Dan ngga harus nunggu lama, selesai berdo'a aku kembali buka instagram dan stalking lebih khusyu tentang dia dan akhirnya aku menemukan akun palsu dia yang diubah namanya tapi foto-fotonya dia semua.

Naudzubillah Astaghfirullah hati rasanya patah sekaligus remuk disaat dia komen sama salah satu wanita yang auratnya sangat terbuka pakai emot genit yang jelas semua kepribadiannya tentang dia seperti itu ngga pernah ia tunjukan kepadaku.
Aku nangis,patah banget rasanya,dia yang aku kenal baik ternyata hanya pura-pura baik di depan aku semata. 
Udah ngga ngerti lagi waktu itu harus gimana?
Disatu sisi hati udah terlanjur cinta,disatu sisi hati baru saja terluka sama dia yang bermuka dua. Badan rasanya lemes banget,jari tangan rasanya ga bisa gerak,hati rasanya mati rasa atas apa yang telah Allah tunjukan semuanya kepadaku.

Seperti yang aku bilang tadi,aku langsung cari caption tentang haramnya wanita mengupload foto di media sosial. Pencarian berhenti di akun instagram wanita tarim hadramaut yang kebutulan saat itu postingannya nasehat Guru Mulia disertakan foto Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz . 
Seketika aku memandangnya,aku langsung cari tau di google siapa Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz itu? 
Aku baca biografinya dan aku lanjut pelajari semua nasehat-nasehat beliau di instagram yang di posting oleh beberapa teman lainnya yang Masyaa Allah sangat bermanfaat sekali untuk diri pribadi yang sedang merasakan putus asa menjalani kehidupan di waktu itu dikarenakan hati yang dibuat patah oleh salah satu makhluk-Nya.

Entah apa yang terjadi, setelah perkenalan satu minggu dengan Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz, Allah selalu menghadirkan beliau di dalam mimpi,setiap hari,dan setiap melaksanakan ibadah shalat pun rasanya ada bayangan Guru Mulia di depan ku.
Ya Allah.. sungguh bersyukur sekali,karena hari-hari ku menjadi bahagia setelah aku mengenal Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz.

Sempat bingung juga waktu itu,keadaanya lagi ngga ada yang buat bahagia tapi ko hati rasanya bahagia terus kaya gini yaa? 
Tanpa aku sadari aku mulai mencintai dan merindukan Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz. Aku sering senyum-senyum sendiri ketika memandang wajah beliau lewat handphone.

Setelah satu bulan mengenal beliau,alhamdulillah Allah hilangkan semua perasaan cinta kepada makhluk-Nya.
Allah gantikan rasa cinta dan rasa rindu ku kepada Rasulullah SAW,hanya Rasulullah SAW,dan untuk Rasulullah SAW.

Cinta itu bertemu,cinta itu menghadirkan,cinta adalah pertemuan,karena cinta sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin,nothing impossible.

Masyaa Allah.. Allahu akbar tepat 1 tahun mengenal Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz,Allah pertemukan aku dengan beliau ketika Guru Mulia datang ke Indonesia.
Aku sempat tidak percaya,rasanya seperti mimpi.. 
Beliau yang selama ini aku pandangi lewat foto kini ada satu lokasi yang sama denganku.
Aku nangis,nangis bahagia karena Allah Maha Baik dan Maha Mendengar segala do'a-do'a.
Aku selalu berdo'a untuk dipertemukan secara langsung oleh Allah dan Allah kabulkan semua harapanku selama 1 tahun ini. Alhamdulillah..

........................................................

Rasa yang sempat ada,kini telah hilang.
Tak tertinggal sedikitpun segala rasa yang pernah ada di hati untuk makhluk-Nya,Allah benar benar membuat aku move on total. Dan aku pun diberikan hati yang ikhlas oleh Allah SWT untuk memaafkan dia yang sempat mematahkan hati,semoga dia pun disana diberikan kebahagiaan oleh Allah lebih dari apa yang aku rasa. Harapanku semoga dia bisa lebih amanah menjaga ucapannya dengan sikap dan perbuatannya sehari-hari,menjaga akhlaknya,dan menundukan pandangannya untuk membuat Rasulullah SAW ridho.

Menundukan pandangan bukan berarti harus menunduk setiap saat,melihat dan terlihat itu pasti,tapi seketika langsung palingkan pandanganmu.
Bukan dilihat kembali,dipuji,bahkan dibayangkan naudzubillah..
Pelajaran untuk diri pribadi juga bahwa baik buruknya seseorang bukan dilihat dari captionnya tapi dilihat dari akhlak perbuatannya setiap hari. 

Saat ini aku sedang fokus menjaga hati,akhlak dan sikap pribadiku untuk dia yang telah Allah siapkan untukku sampai waktunya telah tiba.
Atas apa yang telah terjadi ternyata Allah ingin memberitahukan kepadaku dengan cara-Nya bahwa yang namanya cinta itu bukan saling berkabar lewat chattingan,bukan saling perhatian karena ketemuan,tapi cinta adalah mendo'akan.
Dijemput lewat jalan taaruf yang diridhoi oleh-Nya dan insyaa Allah berakhir kebahagiaan.

Tersadar kenapa Allah membuat ku kecewa? Karena aku yang pertama kali mengecewakannya dengan mencintai makhluk-Nya lebih dari mencintai-Nya.
Kenapa Allah membuat hati ku patah sepatah-patahnya? Karena Allah ingin aku mencintai kekasih-Nya yaitu Rasulullah SAW lebih dari apa yang ada di dunia ini dan apa yang aku miliki termasuk diri ku sendiri.

Memang benar manusia berubah karena 2 hal :
1. Karena pikiran mereka telah terbuka
2. Karena hati mereka telah terluka

Kenapa seseorang sulit untuk membuka hatinya?
Karena mungkin saja dulu hatinya pernah mencintai setulus hati namun berakhir kekecewaan

Sekarang aku selalu bilang sama Allah dalam do'a ku dan dalam hatiku,kalau patah hati yang aku rasa diwaktu itu adalah patah hati yang indah. Karena lewat patah hati yang aku rasa,ada rencana terindah dari Allah untuk mengenalkan ku kepada salah satu hamba-Nya yaitu Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz. 

Hanya dengan melihat senyumannya mampu membuat hati bahagia,
Hanya dengan mendengar namanya mampu membuat hati tenang,
Dan karena mengikuti semua perintah Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz yang didasari cinta dan patuh kepada beliau,Allah pecahkan masalahku satu persatu sampai aku pun merasakan bahagia selalu.
Dengan mencintai Guru Mulia Habib Umar bin Hafidz semoga membuat Rasulullah SAW tersenyum.

Terimakasih Guruku,karenamu aku mengerti arti cinta sebenarnya,karenamu aku mengerti arti rindu sebenarnya,dan karenamu aku belajar banyak hal tentang sunnah Rasulullah SAW.
Sampai dimana sekarang Rasulullah SAW adalah segalanya bagiku,di hidupku,dan sampai di syurga-Nya nanti.
Semoga Allah kumpukan kita semua umat Rasulullah SAW di syurga-Nya bersama Rasulullah SAW,keluarganya,dan sahabat-sahabatnya.
Aamiin

Ini kisahku,
Adapun kisahmu semoga lebih baik dariku.

Salam ukhuwah fillah till jannah

Komentar